little princess

I feel like a little princess.

Semalam, seseorang yang sangaaaat spesial, memanggil saya dengan sebutan itu. Meskipun, katanya barusan, itulah cara dia memanggil perempuan (*kecewa sedikit* berarti nggak ke saya aja dong!), tapi saya tetep seneng. Pembicaraan sebelumnya agak kurang menyenangkan. Mungkin karena saya PMS, jadi lebih gampang uring-uringan. Tapi panggilan little princess yang diucapkan dalam tempo dan irama *hayah* yang pas, sanggup membuat hati saya meleleh, lumer.

Pada dasarnya saya suka dipuji dengan cara-cara lain. Misalnya, saya menandai seorang customer di tempat saya bekerja sebagai sosok pria dengan sense of humor tinggi, dan berselera. Ketika saya memberi referensi kepadanya (dengan gaya flirting saya seperti biasa), dia memuji saya. "Delapan puluh dibagi dua kali tiga berapa, mbak?" Oh well, dia tidak bilang saya jenius, tapi dia mengatakan saya jenius secara tersirat. FYI, jenius adalah kata yang sering digunakan olehnya. Seperti ketika saya salah memberikan informasi, dan dia mengoreksi, setelahnya dia akan berkata "Look who’s genius now?"  Ah ya, saya suka sekali pada pemuda berkacamata itu. Cowok humoris memang nggak pernah basi.

Oh ya, kembali lagi ke ‘little princess’, untuk Anda, pria yang mungkin ingin meluluhkan hati pasangan Anda, sebutan itu rasanya layak untuk dimasukkan ke kamus Anda. Percaya atau tidak, seharian ini saya bakal tersenyum-senyum sendiri mengingatnya.

One Response to “little princess”

  1. Elspeth Says:

    You write very well.

Leave a Reply